Kami pertama kali saling mengenal melalui seorang teman. Meski saat itu belum pernah bertemu ataupun berbincang, nama itu—Faisal—sudah sering disebut-sebut. Namun, pada saat itu, aku belum siap membuka hati.
Hingga pada tanggal 20 Februari 2022, Faisal mengirim pesan lewat media sosial. Dari sana, kami mulai saling mengenal, menjalin komunikasi, dan mendekatkan hati. Di bulan Mei 2022, ia menyampaikan niat dan perasaannya secara langsung di sebuah tempat yang romantis. Aku pun membuka hati dan menerima niat baiknya.
Namun, seperti halnya setiap kisah, perjalanan kami tidak selalu mulus. Di akhir tahun 2022, kami harus berpisah karena satu dan lain hal. Meskipun Faisal terus mencoba untuk kembali, saat itu aku belum mampu memberikan kesempatan lagi.
Waktu pun berlalu, hingga di bulan Agustus 2023, kami dipertemukan kembali secara tak terduga di sebuah coffee shop tempat aku bekerja. Aku menyapanya, kami berbincang sejenak, dan ternyata kami bekerja di tempat yang sama. Perlahan, hubungan kami pun terjalin kembali. Pada bulan November 2023, bertepatan dengan hari ulang tahunku, Faisal mengungkapkan keinginannya untuk memulai kembali hubungan ini dengan lebih serius. Aku pun mengiyakan.
Di bulan November 2024, setelah aku pulang dari melaksanakan ibadah umroh, Faisal datang bersama kedua orang tuanya untuk meminang secara resmi. Alhamdulillah, kedua orang tua kami merestui. Pada tanggal 4 Januari 2025, acara lamaran pun berlangsung dengan penuh haru dan syukur.
InsyaAllah, atas izin dan ridha Allah SWT, kami akan melangsungkan akad dan resepsi pernikahan pada:
25 Mei 2025.